BERANDA

Sabtu, 17 Juni 2017

Magelang Bersholawat

Mei 20, 2017

Cari Ridha Allah Sebelum Berjumpa dengan-Nya

SM/Eko Priyono
SHALAWATAN : Habib Syech bin Abdul Qodir (tengah) melantunkan shalawatan di Ponpes Demesan, Girirejo, Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu malam (17/5). (40)

MAGELANG – Orang berakal ada tiga, yaitu orang yang meninggalkan dunia sebelum dunia meninggalkannya, orang yang membangun kuburnya sebelum dia masuk ke dalamnya, dan orang yang mencari ridha Allah sebelum berjumpa dengan Allah.

Dai sekaligus pelantun shalawat nabi, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengatakan hal itu dalam Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam dan haul di Ponpes Al Asyari-Al Hidayah, di Dusun Demesan, Girirejo, Tempuran, Kabupaten Magelang, Rabu malam (17/5).

Pengajian malam itu dihadiri 10 ribu warga, termasuk Syechker Mania Kabupaten Magelang. Ribuan jamaah mengikuti semua lantunan shalawat sambil membawa bendera berlampu warna warni.

Bahkan banyak yang hanyut dalam shalawatan tersebut. Beberapa shalawat nabi yang diiringi grup rebana Ahbabul Mustofa Magelang itu dibuka dengan Mars Yahlal Wathon yang dilanjutkan dengan ”Alangkah Indahnya”, ”Kisah Rasul”, ”Padang Bulan”, ”Turi-turi Putih”, ”Allahu Allah”. Salah satu sechker mania warga Sekarlangit, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Masrur menyatakan, sering menghadiri acara Habib Syech.

Termasuk pernah sampai Solo dan Sragen dengan biaya sendiri. ‘Saya suka ngaji dan sh·lawatannya,” katanya. Sementara itu dalam ceramahnya Habib Syech menguraikan makna orang berakal. Menurutnya, orang berakal adalah orang yang tidak mencintai duniawi.

Mereka membangun kuburnya sebelum masuk di dalamnya. ”Membangun kubur dengan ibadah perbuatan baiknya dilaksanakan dengan sempurna untuk membangun alam kuburnya. Selain itu mencari ridha Allah sebelum berjumpa dengan-Nya,” ungkapnya.

Dia menyinggung adanya 20 santri di ponpes tersebut yang hapal Alquran. Itu bukti kecintaan untuk menuntut ilmu. ”Aja mumet golek donya karena dunia akan meninggalkan kita.

Mari kita cari ridhanya agar neraka menolak kita dan surga dekat dengan kita,” katanya. Pada pengajian dan shalawatan tersebut diselingi pernikahan Ketua Syechker Mania Kabupaten Magelang, Musyafak bin KH Mangli dengan Khudoifi.

Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf memimpin upacara pernikahan tersebut. Sedangkan doa dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Asyari Dusun Demesan Kidul, Desa Girirejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, KH Mastur Asyari.

Acara malam itu diakhiri dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Ditutup dengan penyerahan jaket dari Syechker Mania Kabupaten Magelang kepada Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf. (yon-40)

Sumber : Koran Suara Merdeka Magelang